Banyak orang yang mengartikan
makna sukses adalah mereka yang kaya raya. Rumah yang megah, kendaraan yang
banyak dan mewah, anak-anak yang kaya dan berkedudukan tinggi serta istri yang
cantik nan menawan.
Salah dalam mendefinisikan sukses telah menjadikan seseorang jauh dari
hakekat kesuksesan yang sesungguhnya. Mereka merasa telah mendapatkan puncak
kenikmatan di dunia meski harus menjual aqidah Islam. Meski harus menempuh
jalan jalan yang tidak diridhai Islam.
Sukses menurut Islam adalah jika
seseorang selamat dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga. Sebenarnya
kebanyakan manusia atau mungkin secara keseluruhan sedang menuju ke satu arah
yaitu mengusir kegelisahan.
Gelisah bodoh, maka belajar, gelisah miskin, dia
bekerja, gelisah tidak berperan dalam masyarakat, maka mencari jabatan, status social
dan lain-lain.
Namun seluruh upaya tersebut,
tidak membawa kebahagiaan, baik ilmu, harta, maupun jabatan. Hanya satu jalan
yang dapat membawa kebahagiaan seseorang
yaitu apabila dia menjadikan Islam sebagai Way of Life dan menjadikan
seluruh sepak terjangnya di jalan Allah.
Maka kesuksesan dunia yang
mengorbankan kesuksesan akhirat adalah kesuksesan semu. Karena logikanya jika
berorientasi pada tujuan jangka panjang maka tujuan jangka pendek akan ikut
tercapai. Jika jangka panjang sekali
tercapai maka tujuan jangka panjang dan jangka pendek akan tercapai juga.
ADS HERE !!!